06 Agustus 2009

Ramadhan Kariim


dakwatuna.com - Alhamdulillah, do’a-do’a kita dikabulkan Allah swt. Kita dipertemukan dengan Ramadhan untuk yang kesekian kalinya. Kita tetap berdo’a, semoga Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan yang terbaik bagi kita di sisi Allah swt.

Ikhwah dan akhawat fillah, pengunjung situs www.dakwatuna.com yang dimuliakan Allah SWT, kami mengucapkan:

“Selamat Menunaikan Ibadah Ramadhan 1429 H. Semoga Allah menganugerahkan kepada kita, kepada Anda dan umat Islam semua kebaikan, kemudahan, keberkahan, ampunan, rahmat dan pembebasan dari api neraka.” Amin

Menyambut Ramadhan adalah dengan menyiapkan jiwa dan mengkondisikan qalbu, dengan melaksanakan taubatan nashuha, taubat yang sebenarnya.

Muslim dan muslimah hendaknya memasuki Ramadhan dalam keadaan bertaubat, beristighfar, dan kembali kepada Tuhannya, dengan niat yang benar dan tekad yang kuat.

Tidak sedikit umat muslim sebelum kedatangan Ramadhan menyiapkan hanya dengan sesuatu yang melezatkan fisik berupa aneka makanan dan minuman, padahal Ramadhan adalah bulan shaum atau puasa.

Allah swt. menghadirkan bulan ini adalah dalam rangka menyiapkan qalbu dan jiwa untuk bertaqwa. Allah swt. berfirman:

يا أيها الذين آمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa.” Al Baqarah:183

Saudaraku, bulan Ramadhan merupakan bulan “semi bagi kehidupan lebih Islami”, karena kehidupan begitu berubah segalanya.

Akal berubah, dengan ilmu dan pengetahuan. Bulan Ramadhan adalah bulan kajian dan ceramah. Qalbu berubah, dengan membaca Al Qur’an, dzikir, dan do’a. Fisik berubah, pencernaan menjadi lebih stabil dan normal, sehingga lebih sehat, karena faktor sakit lebih banyak disebabkan oleh pencernaan atau makanan.

Bulan Ramadhan adalah bulan dibukanya pintu-pintu surga dan ditutupnya pintu-pintu neraka. Dengan demikian, bulan ini memberi pengaruh besar bagi kehidupan umat muslim, mereka terdorong untuk memperbanyak amal kebaikan, mempersedikit keburukan, bahkan manusia berlomba dalam memberi sedekah.

Kebanyakan umat muslim mengeluarkan zakat, infaq, dan sedekahnya di bulan Ramadhan, sehingga mereka memperoleh kelipatan pahala.

حديث رسول الله (ص) “من أدى فيه فريضة كان كمن أدى سبعين فريضة فيما سواه”

Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa melaksanakan kewajiban, baginya seperti orang yang melaksanakan tujuh puluh kewajiban di luar Ramadhan.”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar